Assalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh
* Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam, yang telah menciptakan manusia makhluk yang paling sempurna untuk berfikir dan berdzikir.
* Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, dan pengikutnya.
Bapak-bapak ibu-ibu dan dewan juri yang saya hormati.
Di zaman era globalisasi dan informasi sekarang ini kita sering menyaksikan di layar televisi, betapa banyak para pemuda yang kehilangan arah dan pegangan, ketika mereka bingung menentukan arah kehidupannya - mereka sering berkiblat kepada selain islam-mereka berkiblat kepada seseorang yang sesungguhnya tak layak dijadikan kiblat, tidak pantas dijadikan idola, apa yang dibanggakan dari mereka pakah mereka dapat menyelamatkan dan membahagiakan kita di dunia dan di akhirat kelak ?
...... hampir 80 % para pelajar, pemuda yang mengidolakan para artis itu adalah salah satu potret yang keliru pada generasi sekarang ini yang perlu di luruskan, betul .....
yang wajib dijadikan idola dan panutan kita semua adalah baginda nabi besar Muhammad SAW karena beliau adalah uswatun hasanah dalam segala lini kehidupannya, firman Allah SWT dalam surat Al-Ahzab ayat 21 yang berbunyi:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
Artinya : "Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah". (Q.S Al- Ahzab :21)
Berdasarkan ayat tadi, maka jika kita menteladani beliau kita akan mendapat rahmat dari Allah SWT.
Hadirin yang dirahmati oleh Allah, .........
Lantas apa yang harus kita teladani dari diantara yang perlu kita teladani dari beliau adalah sebagaimana yang iermaktub dalam Al - Qur' an surat Ali Imron ayat 159 yang artinya :
"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal" (Q.S Ali Imron : 159)
Hadirin yang dimulyakan oleh Allah.
Rasulullah SAW telah bersabda :
إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ
Artinya : "Sesungguhnya aku diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR. Ahmad)
Maka sudah selayaknya, kita sebagai umatnya menteladani pribadi nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Allah SWT berfirman :
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
Artinya :"Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung." (QS. Al-Qalam : 4)
Bapak-bapak ibu-ibu dewan juri yang saya hormati ......
Saudara saudara hadirin yang dimulyakan oleh Allah
Diantara akhlak rasulullah SAW. Dalam sepanjang hidupnya dari masa kanakkanak hingga dewasa dan sampai diangkat menjadi rasul beliau terkenal sebagai seorang yang jujur (Al-Amin), arif dan bijaksana. Betul-betul berbudi luhur dan mempunyai kepribadian yang tinggi, beliau juga sebagai pemimpin yang tidak pernah mengenal putus asa. Meskipun beliau dari kalangan keluarga desa yang miskin akan harta benda, beliau tetap besar hati. Terutama dalam menyampaikan dan mengajak umatnya untuk menyembah kepada Allah SWT.
Sama sekali beliau tidak pernah memikirkan diri sendiri. Beliauyangselalu dipikirkan nasib umatnya. Hidupnya sangat sederhana, sampai-sampai sering memakai pakaian yang sudah tambalan yang memang kalau sobek, beliau menjahitnya sendiri. Tidak pernah marah sekalipun orang itu memusuhinya sendiri, dan tidur beralaskan tikar pelepah korma, sering tidak makan karena tidak adayang dimakan. Untuk menanggulangi rasa lapar. Maka beliau acap kali membungkus batu - batu dengan kain yang diikat pada perutnya.
Padahal, kunci gedung perbendaharaan bumi berada ditangannya, dan gununggunung menawarkan dirinya untuk dijadikan gunung emas untuk keperluannya. Tetapi ditolaknya dan masih banyak lagi contoh kepribadian rasulullah SAW. Dalam siroh Nabawiyyah.
Saudara - saudara sebangsa dan setanah air ....
Demikianiah uraian yang saya sampaikan terima kasih atas segala perhatian mohon maaf atas segala kekurangannya.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar